Suamiku

Suamiku

Maaf di atas keluh dan resah
Aku tewas di medan jiwa ku
Kerna aku baru belajar
Belajar menjadi seorang mujahidah

Namun gagalku sementara cuma
Itulah iman dengan seribu gelombangnya
Kugagahi segala dengan doa dan cita

Kata-kataku mungkin hambar
Ia sekadar cerita hidupku
Isteri sepi menagih simpati
Agar dunia tahu dan restu

Pesan dari teman yang dikenali
”Wanita itu rusuknya bengkok
Luruskan..berhati-hati
Bertegas..jangan keras
Berlembut..jangan sampai reput”
Itulah hakikat seorang isteri

Suamiku
Suka duka, tangis ria
Resepi hidup kita selamanya

Suamiku
Kupohon sabar darimu
Agar aku redup di bawah payungmu
Agar aku terang di bawah sinarmu
Agar aku mekar di dalam cintamu

Pergilah suamiku
Medan itu lebar dan luas
Engkau mujahid untuk semua
Kan kuiringkan doa dan cinta
Agar syurga Allah diberi balas

Tenang dirimu dalam doaku
Tenang diriku dalam cintamu..

UMMUSAIF.COM
9 Februari 2008

This entry was posted in Kalam Pena and tagged , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s